[Song Fic] Hurt

Cover Hurt

Main Cast : Choi Minho, Shinee
Genre : Sad, Family
Type/Length : Song Fic / Drabble
Rating : General

Perasaan takut dan gugup menyelimuti diriku bahkan otakku tidak dapat berfikir dengan jernih, selalu saja muncul pertanyaan ‘apakah kali ini aku bisa?’. Aku memandangi pantulan diriku di cermin sambil merapikan beberapa bagian di bajuku yang terlihat sedikit kusut.

MC memanggil nama kami dari atas panggung, kami kemudian berkumpul di tangga stage sebelum benar-benar tampil. Kami melakukan doa bersama berharap penampilan pertama kami tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami berlima sama-sama menghembuskan nafas perlahan kemudian menaiki anak tangga menuju stage.

“Ayolah Choi Minho. Kamu pasti dapat melakukan yang terbaik.” Aku menyemangati diriku sendiri ketika kami berlima sudah diatas panggung. Kami kemudian memulai pembukaan konser pertama dengan menunjukkan bakat menyanyi dan menari kami.

Ketika pada bagian perkenalan, Onew hyung yang memulai memperkenalkan dirinya kemudian dilanjutkan satu-persatu para member lain. Ketika sudah waktunya bagianku, aku memperkenalkan diriku kepada semua penonton. Aku memandangi seluruh bangku penonton, mencari sosok yang kuharapkan datang disaat hari tersuksesku. Namun tidak dapat ku temukan dirinya yang selalu kurindukan.

After Concert

Konser telah selesai tapi tugas kami belum berakhir, masih ada acara fan meeting yang dilakukan setelah konser. Kami membuka fan meeting sekaligus pemberian tanda tangan kepada para fans. Ada seorang perempuan tua yang memintaku tanda tangan, belum sempat aku memberikan tanda tangan kepadanya, acara fan meeting justru diselesaikan. Ku lihat raut kecewa di wajahnya, tangannya nampak menggenggam tanganku erat tanpa melepaskannya. Para penjagaku justru menarikku menjauh untuk kembali ke ruanganku.

“Hyung, ini ada kiriman sebuket bunga dari seseorang.” Taemin memberikanku sebuket bunga tulip yang wangi.

“Dari siapa?” tanyaku kepada Taemin.

“Entalah hyung. Yang kutahu di adalah seorang perempuan tua.” Aku menatap sebuket Bunga tulip ini. Aku menemukan sebuah kertas terselip di antara kelopak-kelopak bunga yang indah ini, aku ambil kertas tersebut dan membacanya.

“Selamat atas kesuksesanmu sayang. Eomma sudah hampir menemuimu namun sepertinya tidak mungkin untukku bertemu denganmu lagi anakku. Maafkan kesalahan eomma yang pernah terjadi dulu. Mungkin kita tidak akan pernah bertemu lagi anakku.”

Aku menjatuhkan kertas yang kubaca tadi, air mataku turun secara perlahan dari ujung mataku. Otakku tiba-tiba memunculkan memori seorang perempuan tua yang meminta tanda tanganku tadi. Aku beranjak dari tempat dudukku, berlari entah kemana asal keluar dari gedung ini. Ku pandangi sekitar gedung berharap menemukan eomma ku sendiri, Aku menjambak rambutku frustasis sambil menangis dengan sekuat tenaga. Sebuah memori waktu kecilku kembali berputar di otakku.

Flashback

“Eomma… Dia siapa? Suaranya bagus sekali.” Minho nampak terkagum-kagum dengan seorang lelaki yang tengah bernyanyi diatas panggung.

“Dia penyanyi sayang. Dia hebatkan.” Seorang ibu nampak tersenyum kepada anaknya.

“ya.. dia sangat hebat… kalau sudah besar Minho ingin sepertinya.” Minho mengangguk-angguk semangat kepada ibunya.

“Ne… kamu pasti bisa.” Ibunya mengelus rambut Minho secara lembut.

*

“Minho!! Kamu masih kecil buat mengejar cita-citamu!” Seorang ibu nampak sedang marah-marah dengan anaknya.

“Mana janji Eomma padaku bahwa aku bisa jadi penyanyi. Meskipun aku tahu umurku baru 9 tahun. Tapi, harus dimulai dari sekarang.” Minho tetap mempertahankan keinginannya.
PLAK!

“Eomma!!!” Minho memegangi pipi kanannya yang terkena tamparan.

“Mulai sekarang aku ikut tinggal dengan Appa dan tidak mau bertemu Eomma!!!” Minho berlari pergi meninggalkan Eommanya yang menangis sendirian.
Flashback End

“Eomma!!!” Minho jatuh terduduk, dia menangis dengan kencangnya.
“Maafkan aku yang menyalahkanmu!!” Semilir angin menerpa wajahnya yang tengah menangis dengan lembut. Hujan turun membasahi bumi serta juga membasahi Minho yang tengah menangis.

I’m sorry for blaming you for everything I just couldn’t do
And I’ve hurt myself by hurting you

Iklan

5 thoughts on “[Song Fic] Hurt

Don't Be Silent Reader

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s