[Fanfic] Reason for Love

Cast :  

  • Kim Jonghyun
  • Choi Minhee
  • Choi Jihyun
  • Other member SHINee

Genre :

  • -Sad
  • -Angst
  • -Romance

Length : Drabble

Ranting : General

Cover

“hyung, sampai kapan kamu akan terus menjauhi Jihyun noona?”

“entalah, Taemin… aku takut menyakitinya sama seperti…”

“hyung, cinta itu memang indah saat memanjakan kita. Tapi juga kuat perihnya ketika menyakiti kita. Pikirkan baik-baik hyung kepada Jihyun noona”.

~*~*~*~

Aku memandang keluar jendela, menatap butiran-butiran air yang turun ke bumi. Semilir angin dingin berhembus hingga menyentuh kulitku, bahkan dinginnya sampai ke tulang-tulang. Aku kembali menyeruput teh hangatku yang tergeletak di atas mejaku.

 

“sudah lama menunggu?” Minhee dating dan duduk tepat dihadapanku.

“aniyo…” kuletakan kembali cangkir tadi diatas meja.

“apa yang ingin kau bicarakan, Minhee?” tanyaku to the point padanya.

“aku ingin jujur kepadamu, Kim Jonghyun. Dengarkan aku baik-baik, karena aku tidak akan mengatakan ini berulang. Nan joahe…” manik matanya menatap serius mataku. hampir lebih 3 menit aku terdiam, hingga…

“ne… aku sudah tahu. Mianhe Minhee. Aku lebih baik punya teman sepertimu. Anggap ini tidak pernah terjadi, Minhee.” jawabku pelan.

“hahaha. Tidak apa-apa Jonghyun. Aku hanya bercanda, lagipula ini hanya dare dari onew oppa untuk menyuruhku menembakmu.” Minhee tersenyum, namun aku tahu itu adalah senyum palsu yang dia buat untuk menutupi kesedihannya. Minhee beranjak berdiri kemudian membungkuk kepadaku sebelum pergi meninggalkan tempat ini.

 

“mianhe Minhee… bukanya tidak mau. Hanya saja aku telah sakit karena dirimu dulu hanya memberi harapan yang menyakitkan bagiku.” ujarku lemah sambil menatap keluar jendela.

PRANG!

Cangkir yang baru saja kupegang tiba-tiba pecah jatuh ke lantai. Mataku masih menatap sosok yang tergeletak di jalan dari balik jendela. Jantungku berpacu dengan cepat, berharap sosok tersebut bukan yang aku harapkan. Dengan cepat aku beranjak dan berali keluar café tersebut menuju para kerumunan orang yang berkumpul.

 

“Choi Minhee!” Ya! Ireona!” aku memeluk dan mengguncangkan badannya sesekali.

“Choi Minhee!” tangisku pecah. Tubuh Minhee mendingin dan darah yang keluar dari kepalanya terus mengalir, bahkan hujan nampak menjadi deras menuruni bumi sehingga cairan darah nampak mencair.

~*~*~*~

 

“eonni… Jonghyun bahkan tidak berubah.” Jihyun mengusap lembut nisan yang berada dihadapannya.

“ya… aku memang tidak berubah, bahkan cintaku kepada Minhee juga tidak akan berubah. Tapi, ijinkan aku merubah cerita hidupku denganmu.” Jonghyun tiba-tiba dating menghampiri Jihyun dan mengelus punggungnya lembut.

“gomawo Minhee atas cintamu dan mianhe Jihyun, aku telah membiarkan dirimu menunggu lama. Tapi, ijinkan aku memulainya dari awal kembali.” Jonghyun menatap mata Jihyun lembut.

“disini, ditempat ini, biarkan dia menjadi saksi antara cinta kita bahwa aku berjanji untuk sekarang aku akan mulai mencintaimu.” Jonghyun menyentuh kedua pipi Jihyun lembut, mendekatkan jarak wajah diantara mereka. Cepat namun lembut dan manis, itulah yang dirasakan oleh Jihyun saat bibir mereka bersatu.

 

“ketahuilah bahwa ketika ada hal buruk disitu pasti ada hal baik untuk cinta”

Iklan

Don't Be Silent Reader

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s